Suara Mahasiswa:
Suara hati mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) YAPTIP Chadijah Ismail Pasaman Barat semakin mengerucut pada satu figur yang dinilai mampu menghadirkan perubahan signifikan bagi kampus: Dr.(C) Mita Fitria, MA.seperti julukan yang sering dimunculkan oleh para mahasiswanya di kampus yaitu _"The king Of Liders Women"_ demikian julukan yang selalu dibicarakan di meja-meja diskusi mahasiswa kampus.
Dr.(C) Mita Fitria MA dipandang bukan hanya sebagai akademisi, tetapi juga salah satu tokoh organisatoris perubahan di Pasaman Barat. Kiprahnya dalam berbagai kegiatan sosial menjadikannya sosok yang dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat (social care), serta dekat dengan berbagai lapisan, termasuk para mahasiswa.
Mahasiswa menilai kehadiran beliau selama ini menunjukkan karakter pemimpin yang cepat tanggap, memiliki pendekatan emosional yang kuat, dan mampu merespons setiap persoalan kampus maupun problem kemahasiswaan dengan tindakan nyata. Hal inilah yang membuat namanya semakin familiar dan dihormati di Pasaman Barat.
Selain itu, relasi luas yang dimiliki Dr.(C) Mita Fitria MA, bahkan hingga ke lingkup pemerintahan pusat, menjadi salah satu alasan kuat mengapa mahasiswa meyakini beliau mampu membawa IAI-YAPTIP ke arah yang lebih maju. Bagi mereka, kredibilitas dan jejaring tersebut bukanlah sesuatu yang perlu diragukan, melainkan modal besar bagi masa depan institusi.
Mahasiswa berharap agar suara hati mereka dapat didengar oleh pihak Yayasan, demi terwujudnya masa depan kampus yang lebih progresif, berdaya saing, dan mampu menjadi salah satu institut terkemuka di rumpun Melayu internasional.
Dukungan dari civitas akademika serta seluruh elemen kampus menguatkan keyakinan bahwa Dr.(C) Mita Fitria MA adalah sosok pemimpin yang diharapkan untuk membawa perubahan bagi IAI YAPTIP Chadijah Ismail Pasaman Barat. []
By, Ajay & Tim