Hari santri 2026 sangat meriah di PP Darul Ulum Pasbar, gunakan hampir 100 persen dana dari FKPP dan tuan rumah


Kehebatan santri makin terbukti. Kemandirian nya makin teruji. Layakkah pada pilkada kedepan santri jadi bupati..?? 

Muara kiawai, kawalbangsa. Com -----
Pesantren se pasaman Barat adakan lomba  antar 21 pesantren se pasbar. Dalam rangka memperingati hari santri 22 Oktober 2026. Rangkaian acara dimulai semenjak tanggal 19 Oktober sampai 22 Oktober. Seluruh dana ditanggung oleh FKPP, tuan rumah, bank Nagari dan BSI. Nol rupiah sumbangan dana dari lembaga lain di pasbar. Acara tahun ini dipusatkan di ponpes darul ulum, Muara kiawai, kecamatan gunung tuleh, pasbar. 

Pada puncaknya diadakan upacara memperingati hari santri dengan menghadirkan ribuan santri dari seluruh pelosok pasaman Barat. 

Adapun biaya semua kegiatan ini hampir seratus persen dari iuran 21 Ponpes sepasbar yang tergabung pada wadah forum komunikasi pondok pesantren atau FKPP yang dipimpin buya Busmel. Tidak ada satu rupiah pun dari pihak pemda dan yang lain. Kecuali ada sumbangan dari bank Nagari dan BSI. 


Ketua FKPP buya Busmel bersyukur akan kesuksesan acara akbar santri nasional ini telah terlaksana dengan tertib, meriah dan kondusif. Serta penuh dengan keakraban para guru dan ulama. 

" Sebenarnya bisa dan mampu FKPP mandiri dalam upacara hari santri secara internal. Semua petugas upacara mampu kita siapkan. Bahkan Orator kita banyak kok. Kedepan akan kita evaluasi lebih serius dan secara bermartabat." Ucap beliau senyum.
 


Pimpinan ponpes darul ulum selaku tuan rumah untuk tahun ini mengaku terharu dan sangat senang. 

" Kami syukur. Acara tertib. Meriah. Semua peserta gembira. Semua pesantren dapat juara. Merata. Kita makin sadar. Ternyata santri itu hebat. Ke depan kita sajapun bisa. Ungkap buya Sarmin. 

 "Menteri agama kita adalah contoh yang paling moderat itu. Karena beliau memang santri asli. Santri itu mesti bermartabat, mandiri, berwibawa. Baik dalam sisi dana dan dalam kegiatan upacara. Juga kita santri ini wajib punya media. Hidup santri. Hidup NKRI." Sambung ustadz Kairi. 

Sekretaris FKPP mengatakan kalau peserta yang dapat juara dikasih hadiah berupa piala dan uang serta sertifikat penghargaan. 


Menurut ketua panitia, tiga hari diadakan juga kemah santri di lokasi ponpes darul ulum. Hal ini berguna untuk menempa mental petarung dan survivor bagi santri untuk menghadapi era keras di akhir zaman. 

Karena kata beliau, santri harus bisa jadi guru dan politisi. Jadi petani dan jadi pegawai. Bahkan mesti bisa jadi bupati dan presiden. Seperti halnya abu bakar dan umar. Gus dur yang seorang santri sudah pernah jadi presiden di negara ini. []

By, S. Sos

Post a Comment

Previous Post Next Post