Kejam..!! Diduga Petugas PKH di ujung gading pasbar korupsi uang PKH warga miskin milyaran rupiah

Disinyalir modusnya begini :
- Kartu KKS ditahan pendamping. 
- Intimidasi penerima manfaat. 
- Kongkalingkong dengan oknum dinsos. 
- jika warga bertanya akan di pingpong oknum bank penyalur dan oknum pendamping. 

Ujung gading, kawalbangsa. Com ------
Ratusan korban korupsi dana bantuan Bansos dan PKH di ujung gading ribut. Karena nama mereka ada di daftar. Tapi sudah bertahun tahun tidak menerima. Diduga oknum pendamping PKH terlibat. Dan ada dugaan kuat dibantu oknum di dinsos. Hal ini terungkap ketika banyak warga komplain ke mes kantor camat lembah melintang ujung gading pasbar, sumbar, pada beberapa hari terakhir di bulan September 2026 ini.

Seorang korban, bahkan dimarahi oleh beberapa oknum pendamping di mes tersebut dan memoto  korban dengan ancaman akan melaporkan korban yang berani komplain  ke pusat. 

" Saya diancam pak akan dilaporkan ke pusat katanya. Mungkin maksud dia untuk menghapus nama saya dari daftar penerima PKH pak. Apakah sekejam ini mereka pak. Pak prabowo, tolong pecat petugas petugas yang kejam ini . jahat mereka kepada orang miskin. Jadi uang saya selama ini kemana ? Kartu KKS saya siapa yang pegang? Kenapa kartu kks kami tidak pernah diberikan? Itu hak kami. " Ratap korban inisial KDG sambil menangis. 

" Tolong kami dibantu bapak untuk melapor ke polisi dan ke bapak menteri sosial. Kami orang bodoh dan miskin. Kasih kami jalannya. Kami tak bisa sabar lagi" Sambung korban korban itu menghiba.

Kartu KKS ini wajib diberikan pendamping kepada penerima manfaat. Jika tidak ada kartu, maka pendamping pasti bermain. 

Tim pelapor kasus PKH ini membuat asumsi hitungan yang mengejutkan.

"Korban diduga ada 600 orang seujung gading. Tersebar di jorong jorong. Sudah 5 tahun tidak menerima. Perorang rata rata 600.000 minimal untuk bansos plus PKH sebulan. 5 tahun itu 60 bulan. Jadi hitungan asumsinya begini : 600.000 x 60 x 500 = 18 milyar. Namun tentunya pihak auditor dan penyidik yang berhak untuk memastikannya nanti. " Ucap pelapor, Bpk rabi lubis. 

Seorang kabid dinsos pasbar mengaku tidak ada oknum di dinsos pasbar yang terlibat. Tapi anehnya bapak mustar selaku warga ujung gading tidak percaya. 

" Emang saya percaya? Omong kodong itu. Bohong. Masak cuma petugas pkh yang main tunggal? Pasti terlibat oknum di dinsos dan di bank. Kita tunggu penyelidikan polres. " Ujar pak mustar muak.

Jika anda korban PKH dan bansos lainnya, agar segera datang ke kantor media online kawalbangsa.com di jalan Jawa ujung gading. []

By, Arul

Post a Comment

Previous Post Next Post