Durrahmat, Calon wali nagari kuamang alai yang merakyat


Muda. Energik. Rendah hati. Hobi mendengar keluhan warga. Sigap dan tegas. Lembut dan santun. 

Kuamang alai, kawalbangsa.com ------
Pesta pilwana tanggal 26 September 2026 makin dekat. Para calon terlihat semangat dan fokus demi untuk ikut membangun nagari. Untuk nagari kuamang alai kecamatan Lembah melintang, pasaman barat diikuti lima calon yang sama populer ditengah warga.

Namun, ada seorang calon yang memiliki cirikhas dan gaya yang spesial. Namanya Durrahmat alias kudur. Bergelar sarjana SHI. Dan juga seorang pengurus PCNU pasaman barat.  Alumni ponpes musthafawiyah purba baru Madina. Dan telah berpengalaman 5 tahun sebagai Bamus Nagari.

 Tokoh yang merakyat ini memiliki wajah yang simpatik dan gagah. Ditambah dengan sikap gaul dan rendah hati. Serta sahari - hari serius membina musholla di Sarimadingin kuamang alai. Malam hari beliau mengasuh anak anak mengajar baca quran dengan metode Iqro'. Semuanya dengan free atau gratis. 

Para wali murid sangat bersukur karena anak anaknya sudah pandai mengaji sebagai bekal hidup dunia akhirat.

 
Ketika awak media kawalbangsa. Com melakukan kunjungan ke musolla tampat mengaji magrib ini memang terlihat kerumunan anak mengaji yang melingkari sang tokoh dengan Khidmat.

 
" Saya anggap ini amal dan bekal untuk akhirat. Ilmu yang manfaat untuk generasi kita di akhir zaman ini. Saya sangat bahagia jika melihat mereka bisa pandai baca quran. Karena berarti alquran akan hidup terus di bumi ini. " Jelas tokoh kita Durrahmat.

 
"Kami syukur. Kami Terima kasih. Anak anak kami diajari bapak kudu dengan ikhlas dan serius. Beliau humoris. Sehingga anak anak kami ceria dan betah. Semoga beliau menang dalam pilwana ini. " Ujar wali murid yang enggan disebut namanya.

 

 
Jika jadi wali nagari kuamang alai, bapak dur rahmat akan memberikan hak - hak orang miskin. Penerima bantuan sosial bansos betul- betul  harus orang yang berhak. Dipasang  papan nama di rumah rumah penerima PKH. Sehingga warga bisa tahu dan bisa untuk mengkritik serta evaluasi jika ternyata yang bersangkutan tidak layak dapat PKH.

" Sebagai wali nagari tentu tugasnya wajib mengawasi dengan serius agar setiap kegiatan pembangunan fisik  di nagari seperti rabat beton dan lainnya tidak di mark up atau tidak dikorupsi oleh TPK - TPK nya." Ucap bapak Dur rahmat tegas. []

By, AS

Post a Comment

Previous Post Next Post